Jumat, 01 November 2013

Kinerja Oktober 2013: Portfolio DM Break All-time High!


Pada bulan Oktober ini, IHSG kembali menguat ke level 4510. Walau begitu, IHSG masih mencatat penurunan sebesar 11.01%  sejak mencapai rekor penutupan bulanan tertinggi pada Mei lalu. Berbeda dengan IHSG, Portfolio DM yang berasal dari rekomendasi realtime selama jam market,  mampu mencapai rekor tertingginya yang berarti telah menutup seluruh kerugian akibat penurunan IHSG dari level 5068 bulan mei lalu menjadi 4510 pada bulan Oktober. Bagaimana bisa?

Dengan meminimalisir kerugian ketika IHSG turun, mampu membuat Portfolio DM kembali break all time high

Grafik 1: pergerakan Return Bulanan IHSG dan Portfolio DM

Seperti yang terlihat pada grafik di atas, Kemampuan Portfolio DM meminimalisir kerugian ketika IHSG turun menjadi faktor penting dalam mempertahankan profit yang telah diraih. Alhasil, ketika IHSG mampu bangkit dalam bulan September dan Oktober, Portfolio DM bukan hanya mampu meraih gain yang lebih tinggi namun juga mampu menutup seluruh kerugian ketika IHSG  turun selama bulan Juni, Juli dan Agustus dengan mencapai keuntungan total tertinggi sejak awal tahun.

Kinerja Oktober: IHSG +4.51% VS Portfolio DM + 5.37%

Pada bulan Oktober ini, Portfolio DM berhasil mencetak profit moderat, yakni gain bersih sebesar 5.37%, di atas IHSG yang mencatat kenaikan sebesar 4.51%.

.

Grafik 2: Return Kumulatif IHSG yang sedikit recovery  VS Portfolio DM yang Break All time High.

Seperti yang terlihat pada grafik di atas, pada bulan Oktober ini, Ketika IHSG masih mencatat minus 11% dibandingkan level tertingginya di bulan Mei lalu, Portfolio DM berhasil memberikan gain sebesar 5.18% dalam periode yang sama.

Alhasil, sepanjang sepuluh bulan tahun 2013 ini, Portfolio DM telah mencetak return sebesar 29.77%, yang mana jauh mengungguli IHSG hanya hanya naik 4.49% dalam periode yang sama.

Grafik 3: Penggerak Portfolio DM Sepanjang Oktober 2013



Pada grafik di atas terlihat satu saham memberikan profit lebih dari 20% untuk bulan Oktober saja, yakni  INKP yang naik 27%, disusul oleh TELE dan ADES yang memberikan gain masing-masing sebesar 15% dan 11%. Sementara dari top loser, hanya EKAD yang memberikan loss signifikan sebesar 11% sisanya memberikan kerugian di bawah 4%

Tentunya kinerja di atas bukanlah klaim semata, karena kami memberikan rekomendasi realtime selama jam market, bukan rekomendasi yang hanya diberikan sesudah market tutup, sehingga kinerja rekomendasi kami akan identik dengan manfaat yang didapatkan oleh member doktermarket.

Bilamana anda membutuhkan rekomendasi realtime selama jam market yang terbukti mampu memberikan manfaat nyata yang mampu memberikan gain lebih tinggi ketika market naik dan mampu meminimalisir kerugian ketika market turun, bukan hanya sekadar rekomendasi yang hanya diberikan sesudah market tutup yang tidak sesuai dengan kondisi pasar, pertimbangkan untuk bergabung dalam 
membership doktermarket