Jumat, 24 Juni 2016

Member Only: DSFI Menyimpan Upside Belasan, Hingga 60%?

ANTM Berpeluang Melanjutkan Uptrendnya



ANTM membentuk pola bullish cup and handle. Pola ini memberikan sinyal bahwa jika ANTM mampu menguat di atas resisten 780, ANTM akan berpeluang terus menguat menuju target pertama di 830-850 dan selanjutnya menuju target kedua di 910-930.

analisa saham, technical analysis, analisa teknikal, analisis teknikal saham, rekomendasi saham harian, saham, rekomendasi saham hari ini, doktermarket, belajar saham, investasi saham, saham online, saham bei, saham blue chip, jual beli saham, trading saham, saham paling untung, jangka panjang, menguntungkan, untung rugi beli saham, terbaik terbagus
Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 780 target pertama di 830-850 dan target kedua di 910-930.

Kamis, 23 Juni 2016

TOTL Berpeluang Menguat



TOTL menguji resisten pola bullish double bottoms di 740. Jika TOTL mampu menguat di atas resisten ini, TOTL akan membuka peluang kenaikan menuju target pertama di 820 dan target kedua di 860.
analisa saham, technical analysis, analisa teknikal, analisis teknikal saham, rekomendasi saham harian, saham, rekomendasi saham hari ini, doktermarket, belajar saham, investasi saham, saham online, saham bei, saham blue chip, jual beli saham, trading saham, saham paling untung, jangka panjang, menguntungkan, untung rugi beli saham, terbaik terbagus

Rekomendais: Trading Buy kalau naik di atas 740 target pertama di 820 dan target kedua di 860.

Rabu, 22 Juni 2016

RALS Capai Target Kenaikan di 1000

RALS berhasil mencapai target penguatan pola bullish inverted head and shoulders seperti yang direkomendasikan beli dalam Sanggupkah RALS (Rp 825) Mendekati Rp 1000?. Selanjutnya, RALS berpeluang terus menguat menuju target kedua di 1150-1200.


Screenshot rekomendasi beli saham RALS di jam bursa kepada member doktermarket: Rekomendasi sesuai dengan kondisi pasar, bila perlu menaikkan harga beli, akan direkomendasikan untuk diubah harga belinya.


Rekomendasi: Hold. Target kedua di 1150-1200.

Rekomendasi sebelumnya:

MNCN Berpeluang Melanjutkan Uptrendnya


MNCN membentuk pola bullish double bottoms. Pola ini memberikan sinyal bahwa jika MNCN mampu menguat menembus resisten 2370, MNCN berpeluang terus menguat menuju level tertingginya dalam setahun terakhir.

Rekomendasi: Trading Buy kalau naik di atas 2370 target pertama di 2575 dan target kedua di 2700.

Selasa, 21 Juni 2016

ASRI Telah Memberi Gain 26% Sebulan, Hold



ASRI telah melampaui target kedua di 470 seperti yang diulas dalam ASRICapai Target Penguatan di 410, Hold. Sehingga ASRI telah memberikan keuntungan 26% sejak direkomendasikan beli di harga 384 dalam Member Only: ASRI Berpeluang Menguat (Lihat Screenshot). Selanjutnya, ASRI berpeluang terus menguat menuju target ketiga di 550.
analisa saham, technical analysis, analisa teknikal, analisis teknikal saham, rekomendasi saham harian, saham, rekomendasi saham hari ini, doktermarket, belajar saham, investasi saham, saham online, saham bei, saham blue chip, jual beli saham, trading saham, saham paling untung, jangka panjang, menguntungkan, untung rugi beli saham, terbaik terbagus

Screenshot rekomendasi realtime di jam bursa untuk membeli saham ASRI kepada member doktermarket
Rekomendasi: Hold Target ketiga di 550
Terkait:

Senin, 20 Juni 2016

ASII Mengakhiri Uptrendnya


Setelah melewati target pertama di 6700 dan target kedua di 6900 seperti yang diulas dalam ASII Membuka Peluang Rebound, ASII melemah. Jika ASII terus melemah menembus support 6500, ASII akan membentuk pola bearish head and shoulders dengan target pelemahan di 6000-6100.
analisa saham, technical analysis, analisa teknikal, analisis teknikal saham, rekomendasi saham harian, saham, rekomendasi saham hari ini, doktermarket, belajar saham, investasi saham, saham online, saham bei, saham blue chip, jual beli saham, trading saham, saham paling untung, jangka panjang, menguntungkan, untung rugi beli saham, terbaik terbagus


Rekomendasi: Hindari/ Trading Sell kalau melemah di bawah 6500 bagi yang masih punya. Target pelemahan di 6000-6100.

Rekomendasi ASII sebelumnya: