Analisa Teknikal Saham - Informasi Saham - Investasi Saham

Rabu, 20 Mei 2026

AADI Sampai di Target Bearish Double Tops

 

AADI mencapai target penurunan pola bearish double tops seperti yang diulas dua minggu yang lalu dalam AADI Berbalik Arah.

Saat ini pelemahan AADI mulai melambat karena telah mencapai area MA200.  Walau demikian, belum ada sinyal definitif yang menandakan bahwa AADI berpeluang berbalik arah menjadi uptrend.


 

Rekomendasi: Tetap hindari sampai ada sinyal uptrend.

Analisa saham AADI sebelumnya:

07-Mei-2026: AADI Berbalik Arah

Selasa, 19 Mei 2026

Dimana Target Penurunan INCO?

 
INCO membentuk pola barish double tops. Pola ini berarti bahwa selama INCO tidak mampu kembali menguat ke atas MA200, INCO berisiko terus melemah menuju target penurunan pertama di 4050 dan target kedua di 3300.


Rekomendasi: Hindari. Trading sell kalau punya. Target penurunan pertama di 4050 dan kedua di 3300.


BBRI Berpotensi Membentuk Bullish Double Bottoms


BBRI berpotensi memulai reboundnya dengan membentuk pola bullish double bottoms. Pola ini artinya bahwa jika BBRI menguat menembus resisten 3360 maka BBRI berpotensi terus menguat menuju target pertama di 3600 dan target kedua di 3850.

bbri rekomendasi buy

Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 3360. Target pertama 3600 dan kedua 3850.


Senin, 18 Mei 2026

ASII Berpeluang Rebound

Pelemahan ASII tertahan di support 5700. Level yang telah menahan pelemahan ASII 3 kali sebelumnya. Jika ASII mampu bertahan di atas level ini dan menguat menembus resisten 6100, ASII berpeluang menguat menuju target pertama di 6450 dan kedua di 6600.

 

asii

Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 6100. Target pertama di 6450 dan kedua di 6600.

IHSG Mengalami Koreksi Terbesar Ketiga Dalam 20 Tahun, Hanya Kalah dengan Crash 2008 dan 2020.



IHSG mengalami koreksi terbesar ketiga terbesar dalam 20 tahun terakhir dengan turun 30%. Koreksi IHSG tahun 2026 ini hanya kalah dengan koreksi Subprime mortgage 2008  (-61%) dan COVID19 crash 2020 (-41%).


Hal menarik adalah setelah crash berlalu, IHSG selalu break alltime high lagi setelahnya.
Walaupun belum ada sinyal definitif IHSG akan rebound, secara historis pelemahan tahun 2026 ini sudah cukup eksesif (dalam).