Analisa Teknikal Saham - Informasi Saham - Investasi Saham

Senin, 18 Mei 2026

IHSG Mengalami Koreksi Terbesar Ketiga Dalam 20 Tahun, Hanya Kalah dengan Crash 2008 dan 2020.



IHSG mengalami koreksi terbesar ketiga terbesar dalam 20 tahun terakhir dengan turun 30%. Koreksi IHSG tahun 2026 ini hanya kalah dengan koreksi Subprime mortgage 2008  (-61%) dan COVID19 crash 2020 (-41%).


Hal menarik adalah setelah crash berlalu, IHSG selalu break alltime high lagi setelahnya.
Walaupun belum ada sinyal definitif IHSG akan rebound, secara historis pelemahan tahun 2026 ini sudah cukup eksesif (dalam).


Rabu, 13 Mei 2026

Member only: Downgrade Dari MSCI, Saham Ini Justru Berpeluang Memulai Uptrendnya

 

 Informasi Membership Doktermarket  

whatsapp +6285921883955

GJTL Menguji Resisten, Beli Jika Break


GJTL membentuk pola bullish inverted head and shoulders. Pola ini berarti bahwa jika GJTL menguat menembus resisten 1415, maka GJTL membuka peluang kenaikan menuju target pertama di 1800 dan kedua di 2400.


Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 1415. Target pertama di 1800 dan kedua di 2400.


Selasa, 12 Mei 2026

INKP Membentuk Head & Shoulders

 

INKP membentuk pola bearish head and shoulders. Pola ini berarti bahwa jika INKP melemah di bawah EMA200nya di sekitar 8700, INKP berisiko melanjutkan penurunannya menuju target penurunan di 6000-6500. Indikator teknikal MACD yang sudah dead cross dan terus mengarah ke bawah sejalan dengan prediksi penurunan lanjutan harga saham INKP.


 

Rekomendasi: Hindari. Sell kalau punya jika INKP terus melemah di bawah 8700. Target penurunan di 6000-6500.

SSIA Berpeluang Melanjutkan Uptrendnya

 

SSIA berpeluang untuk melanjutkan uptrend barunya dengan membentuk pola bullish inverted head and shoulders. Pola ini berarti jika SSIA menguat menembus resisten 1870, SSIA berpotensi melanjutkan uptrendnya menuju target pertama di 2100 dan target kedua di 2600.


 

Rekomendasi: Buy kalau naik di atas 1870. Target pertama 2100 dan kedua 2600.